Di zaman dahulu sebelum adanya
kemajuan teknologi seperti sekarang, ketika masih banyak sistem pemerintahan
yang berbentuk kerajaan dengan sistem militer dan pertahannya yang menggunakan
persenjataan tradisional seperti Pedang, panah, tombak dan senjata-sejata yang
lainnya. Namun seiring dengan itu bersama dengan peradaban kerajaan-kerajaan
tersebut muncul pasukan-pasukan yang terkenal dengan kemampuannya sebagai mesin
pembunuh. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas dua pasukan yang terkenal
dari jepang, yaitu ninja dan samurai. Ya, Jepang selalu memiliki daya tarik
tersendiri di antara negara-negara yang lainnya dengan keunggulan budayanya,
dan hal itu tak luput dalam hal ketangguhan pasukan-pasukan yang ada di
masa-masa lampau era kerajaannya. Berikut ulasan dua pasukan dari jepang, Ninja
dan Samurai.
1.NINJA ATAU SHINOBI
Misterius , lincah melompat dari
pohon ke pohon dan dari dinding ke dinding, serta dilengkapi dengan berbagai
senjata yang keren. Demikian gambaran ksatria ninja yang mejadi karakter yang
banyak di idolakan yang di kisahkan dalam film maupun komik. Ninja atau shinobi
merupakan pasukan yang ahli sebagai mata-mata dan spionase yang lahir di asa
fuedel, sedagkan arti kata ninja atau shinobi
itu sendiri secara harfiah bermakna “seseorang yang bergerak secara
harfiah". Seorang ninja dalam menjalankan operasinya sebisa mungkin untuk
menghindari konfrontasi secara langsung dengan sang target,karena pada dasarnya
kemampuan seorang ninja bukanlah membunuh melainkan menyusup untuk mengumpulkan
informasi.Konfrontasi secara langsung hanya akan dilakukan apabila keadaan
terpaksa, sehingga tidak mengherankan jika ninja lebih mengandalkan senjata
jarak jauh seperti shuriken, tombak maupun peledak.
Seorang ninja merupakan mata-mata yang memiliki kemampuan
intelijen tingkat tinggi, yang jasanya banyak digunakan pada masa-masa
perebutan kekuasaan di jepang yang terus terjadi di abad14 dan mereka disewa
oleh kelompok-kelompok yang berusaha merebut kekuasaan Kaisar dengan mencari
informasi kekuatan lawan-lawan mereka, merusak gudang persenjataan dan
persediaan makanan. Seseorang yang akan menjadi pendekar ninja akan menjalani
pelatihan sejak kecil.Sejak usia 5-6 mereka telah menjalani latihan hingga masa
akhir remaja, meliputi latihan keseimbanga serta ketangkasan hingga latihan
kemapuan psikologi untuk menjadi seorang ninja. Dalam bela diri khas ninja yang
disebut Ninjutsu yang membutuhkan
kekuatan mental dan spiritual yang tertuang dalam Ninpo yang merupakan falsafah
mereka,terdapat 5 teknik bela diri,di antaranya:teknik tangan kosong
(taijutsu), teknik senjata pedang (kenjutsu), teknik ilusi (genjutsu), teknik
bahan peledak dan senjata api (kajutsu), dan teknik hipnotis (saimonjutsu),
namun ada juga teknik tenaga dalam (kuji kiri)
seperti yang diajarkan oleh salah satu golongan ninja (togakure). Dan
dalam ninja, salah satu tujuan dari Ninpo adalah untuk mengaktifkan indra ke
enam.
Menurut sumber paling terpercaya,
dikatakan jika sejarah awal mula munculnya ninja berawal dari seni Nonune yang
dipraktikan oleh para pendeta. Jadi seni Nonuse merupakan praktik keagamanan
yang bermakna seni bergerak secara diam-diam dengan tujuan untuk memberikan
informasi pada orang-orang di kalangan pemerintahan tahun 522. Berjalannya
waktu yakni sekitar tahun 645,untuk menghindari dari tindakan intimidasi para
pendeta melengkapi dirinya dengan kemampuan bela diri. Namun terdapat sumber
lain yang mengatakan jika asal muasal ninja berasal dari negeri cina.Pada saat
terjadi konflik di Cina masa Dinasti Tang sekitar abad 9, banyak orang cina yang terdiri dari para
biksu, jendral, dan prajurit yang bermigrasi untuk mencari perlindungan ke
daerah Iga, Jepang. Mereka yang bermigrasi ini membawa kebudayaan yang kemudian
membaur dengan kebudayaan setempat dan menjadi jikal bakal dari seni Ninjutsu.
Minimnya sumber dokumen resmi
tentang ninja semakin menambah kemisteriusannya. Akan tetapi terdapat beberapa
ninja legendars yang sampai hari ini masih dikenal, diantaranya: Kido Yazaemon,
Kirigakure Saizo, Tomo Sukesada, Fujibayashi Nagato, Mochizuki
Chiyome (seorang kunoichi atau ninja perempuan), Ishikawa Goemon, Momochi
Sandayu, Hattori Hanzo. Jika kita amati dari nama-nama
tersebut, terdapat nama yang di gunakan dalam manga “Naruto” yang menceritakan tentang
dunia ninja karya Masashi Mishimoto, seperti misalnya nama Uzumaki Nagato (pain
pemimpin Akatsuki) yang terinspirasi dari nama
Fujibayashi
Nagato, Momochi Zabuza (salah satu anggota 7 pendekar
pedang legendaris dari Kirigakure) terinspirasi dari nama Momochi Sandayu, dan Hanzo si Salamander (pemimpin Amegakure
sebelum dikalahkan pain) terisnpirasi dari nama
Hattori Hanzo.
2.SAMURAI
Samurai, pasukan yang terkenal
dengan senjata pedang katananya merupakan pasukan elit yang memiliki status
sebagai bangsawan di eranya. Mereka adalah pasukan terlatih serta terpelajar
dengan serangkaian aturan yang ketat yang disebut Bushido. Kata Samuari itu sendiri berakar dari kata
Saburau lalu berunah menjadi Saburai yang bermakna “mereka yang melayani hadir
dekat dengan kaum bangsawan” hingga akhirnya pelafalannya berubah menjadi
samurai pada akhir abad 16 dan awal abad 17. Mereka adalah kelas penguasa pada abad ke 12
karena kemampuan bertarung yang sangat menakutkan di zamannya.Prajurit yang
dikenal dengan loyalitas tinggi kepada tuannya
ini dituntut untuk memiliki sopan santun, hormat terhadap orang lain, tidak
kasar dan sikap berluhur tinggi yang lainnya. Salah satu ajaran samurai yang
sangat terkenal adalah praktik hara-kiri, yakni praktik yang menunjukan bila
samurai adalah pribadi yang sangat menjunjung tinggi harga dirinya dengan jalan
bunuh diri menggunakan sebilah pisau jika harus dibebankan rasa malu atas
kekalah maupun kegagalan.
Seorang samurai adalah mereka yang mengabdi
pada seorang tuan akan tetapi ada juga samurai yang tidak memiliki tuan serta
hidup independen dimana ia tidak terikat dengan seorang pemimpin yang di sebut
Rounin (gelombang ombak). Pengguaan kata ombak ini untuk menggambarkan samurai
yang terombang ambing dalam ombak dan tidak jelas arah tujuannya karena tidak
memiliki tuan yang kebanyaka akibat tuannya telah tewas dalam pertempuran yang
berlarut-larut. Dan berdasarkan catatan sejarah Rounin sudah ada sejak 1392 dan
istilah Rounin sendiri sudah ada sejak zaman Edo.
Sejarah awal mula samurai dimulai pada
tahun 710 hingga berjalannya waktu muncul menjadi prajurit unggul serta
membentuk ksatria dengan strata sekelas
bangsawan pada abad 12 sampai abad 19 atau lebih tepatnya pada restorsi meiji
(1848). Berbeda dengan ninja yang tersembunyi baik dalam pergerakan maupun
keorganisasiannya, samurai merupakan pasukan resmi kekaisaran Jepang hingga
perannya ini berlahan-lahan di hapuskan dalam kekaisaran pada 1873 (restorsi
Meiji) di bawah perintah kaisar Meiji yang memutuskan untuk mengadopsi sistem
milter ala negara-negara barat. Namun sampai hari ini ajaran-ajaran hidup
samurai masih bisa ditemukan di negeri asalnya, bahkan masih ada yang
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari..
Mungkin hal yang paling terkenal dari
seorang samurai adalah senjata pedangnya yang khas, sehingga tidak mengherankan
banyak orang yang salah mengartikan samurai itu sebagai sebuah senjata
berbentuk pedang yang melengkung serta panjang bermata tunggal. Senjata yang digunakan
seorang samurai sebenarnya terdiri dari berbagai macam senjata yang dibedakan
berdasarkan ukuran serta tipe pertarungan,terutama yang berupa pedang mencangkup
pedang tanto, pedang wakizashi, Pedang katana, pedang kodachi, pedang tsurugi,
pedang chokto, pedang ninja-to, pedang nodachi,pedang odachi, pedang nagamaki, naginata
(tombak yang ujungnya berupa
katana),yari (tipe tombak yang mirip naginata, dan dari kesemuannya itu pedang
yang utama dan diangap sebagai rohnya seorang samurai adalah katana sebagai
mana yang tertuang dalam Bushido dan pedang
yang sering disebut oleh orang awam sebagai pedang samurai ini juga digunakan
oleh ninja. Selain menggunakan senjata yang berbagai macam sebagaimana pasukan
ninja,samurai juga menggunakan pelengkapan berupa baju zirah seperti yang
banyak di gambarkan dalam film-film maupun video game, meskipun ada juga
samurai yang digambarkan menggunakan pakain khas jepang yaitu kimono seperti
yang diperlihatkan dalam anime Samurai X yang diadopsi dalam realaction dengan
judul Rurounin Kenshin yang sudah terdiri dari beberapa seri.


Post a Comment