5 KEUNTUNGAN MENJADI SEORANG HAFIDZ




           Hafidz merupakan sebutan nama bagi mereka yang hafal kitab suci Al-qur’an baik hanya hafal sebagiannya saja maupun secara keseluruhan isisnya yang berjumlah 666 ayat.Tradisi atau kebiasaan menghafal al-quran sudah ada sejak zaman para sahabat bahkan saat baginda muhammad saw masih hidup. Menariknya kebiasaan menghafal kitab suci hanya gencar dilakukan oleh umat Islam di antara umat agama-agama yang lainnya di dunia dan karena hal inilah yang kemudian menjadi penjamin kemurniaan isi dari al-qur’an sejak turun hingga akhir zaman nanti. Di Indonesia sendiri, terdapat banyak para hafidz di negeri dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia ini. Lalu apa manfaat atau keuntungan yang dapat kita peroleh menjadi seoranghafidz ditilik dari sisi non-ukrawi (duniawi) yang dapat kita lihat langsung secara nyata. Berikut 5 keuntungan menjdai seorang hafidz.

    Pertama, memiliki ingatan yang kuat. Salah satu keuntungan menjadi seorang hafidz atau penghafal al-qur’an adalah kita akan memiliki ingatan yang kuat. Karena orang yang telah menjadi hafidz selain telah memalui perjuangan yang tidak ringan baik pada tahap awal memulai menghafal ayat-ayat suci al-qur’an, maupun usahannya dalam menjaga hafalan yang telah ia kuasai sebelumnya. Ia harus selalu update hafalanya agar tetap segar dalam kepala. Dan kondisi inilah yang menjadi semacam impuls atau rangsangan bagi ingatan seseorang yang menjadi hafidz, dimana fungsi otak bagian memori yang terletak tepat di titik otak belakang telah terlatih secara teratur dan terus-menerus dalam waktu yang lama sehingga kemampuan ingatannya meningkat dari kondisi yang sebelumnya.

  Kedua, memiliki intelektualitas atau kecerdasan yang tinggi. Pada dasarnya kegiatan saat kita membaca tulisan dalam bentuk bahasa apa pun, selain kita mendapatkan informasi serta wawasan dari isi buku yang kita baca, kita juga mendapatkan manfaat berupa meningkatnya kecerdasan, dan hal ini dapat terjadi karena pada saat kita membaca maka pada saat itu pula secara bersamaan otak kita mengalami peningkatan aktivitasnya, sehingga semakin kita banyak membaca dengan rutin maka akan semakin membuat otak kita terbiasa  berkerja dan secara berlahan akan meningkatkan kemampuannya (intelektualitas). Dan lebih jauh lagi, keterkaitan antara menjadi seorang hafidz dan kecerdasan yang sangat erat hubungannya dapat kita lihat dari sebuah fakta hasil dari penelitian yang menyebutkan jika bunyi huruf-huruf arab dalam al-qur’an akan merangsang otak, baik bagi orang yang mendengar maupun yang membacanya. Rangsangan yang ditimbulkan bunyi dari rangkaian huruf-huruf arab dalam al-qur’an ini sebagai mana yang diungkap oleh Dr. Al Qadhi seorang dokter syaraf terkemuka di Amerika Serikat dalam penelitiannya yang dilakukan selama beberapa tahun membuktikan jika seseorang yang  membaca al-qur’an aktivitasdalam otaknya akan meningkat yang berpengaruh langsung terhadap kecerdasannya. Inilah alasan mengapa seorang hafidz sudah pasti adalah orang yang cerdas, karena ia membaca ayat-ayat suci al-qur’an secara kontinu.

        Ketiga, memiliki emosi yang stabil dan ketenangan jiwa. Di zaman seperti sekarang yang segala sesuatunya dapat terjadi dengan tidak terduga-duga, saat phenomena gejala depresi merebak dan meningkat di kalangan masyarakat. Kestabilan emosi dan ketenangan hidup menjadi rentang dari serangan-serangan permasalahan hidup yang semakin kompleks. Dengan menyadari keadaan ini, menjadi penting untuk kemudian melakukan upaya dalam rangka meraih kestabilan emosi dan ketenangan hidup agar tidak jatuh dalam depresi seperti telah menimpa banyak orang. Dan ini berbeda kondisinya bagi mereka yang menjadi seoarng hafidz, memang mereka ini tentu saja memiliki tingkat spiritual yang lebih tinggi dibandingkan orang biasa dank karena hal yang demikian kita menjadi maklum jika sangat jarang seoarng hafidz yang mengalami depresi apalagi pada tingkatan sampai bunh diri. Akan tetapi, penjelasan yang lebih berdasarkan pijakan ilmiah tentu saja akan lebih mendukung statmen di atas serta lebih mudah  diterima oleh kalanangan bagi mereka yang harus akan fakta-fakta ilmiah.

       Sebagaimana yang kita tahu bahwa otak memiliki 5 tingkatan gelombang otak yang dimulai dari gelombang otak yang paling rendah yaitu, Gamma (25hz-40hz), BETA (12 hz - 25 hz), ALPHA ( 8 hz – 12 hz ) kemudian THETA  ( 4 hz – 8 hz ) dan yang terakhir adalah DELTA (0.5 hz – 4 hz). Seorang hafidz sangat jarang mengalami depresi karena kegiatan membaca al-qur’an yang dilakukannya secara istiqomah, sedangkan gelombang otak manusia saat membaca ayat suci umat isalm ini berada dalam tingkat gelombang antara Alfa dan Beta yang membuatnya merasakn ketenangan. Dengan membaca al-quran setiap hari menurut riset yang dilakukan tahun 1984 akan meningkatkan ketenangan jiwa sampai 97%. Penelitian yang dilakukan oleh Prof.Muhammad Salim yang dipublikasika oleh Universitas boston ini dilakukan terhadap 5 orang relawan yang terdiridari 3 perempuan dan 2 pria.

       Keempat, membuat tubuh menjadi lebih sehat.  Kestabilan emosi dan ketenangan hidup tentu saja berdampak langsung terhadap tingkat imunitas tubuh. Karena bagaimana pun juga, seperti yang telah diakui oleh banyak kalangan ahli jika kondisi kesehatan tubuh seseorang sangat dipengaruhi oleh kondisi emosional dan psikisnya, hal ini seirama dengan salah satu keuntungan menjadi seorang hafidz yakni pada poin ketiga, artinya menjadikan tubuh lebih sehat merupakan salah satu kelebihan menjadi seorang hafidz  . Dan perlu juga diketahui jika banyak kisah menakjubkan yang menceritakan tentang seseoarng yang sakit keras dan secara medis sulit untuk disembuhkan, akan tetapi secara ajaib dapat sembuh karena keyakinanya terhadap ke-hafidz-annya. Mungkin hal ini terlihat semacam efek plasebo yang berkerja berdasarkan sistem sugesti, akan tetapi apa pun itu, yang pasti seoarang hafidz memiliki sistem imun yang lebih tangguh dibandingkan mereka yang bukan hafidz.

   Kelima, menjadi pintu lebar untuk memperoleh beasiswa pendidikan. Siapa yang tidak menginginkan beasiswa pendidikan ketika kebutuhan akan pendidikan bertranspormasi menjadi kebutuhan primer di zaman seperti sekarang ini. Bagi seorang hafidz mendapatkan beasiswa pendidikan bukanlah hal yang sulit, karena sekarang banyak perguruan-perguruan tinggi swasta maupun negeri yang menyediakan program beasiswa bagi para hafidz, baik yang dibawah naungan kementerian riset dan pendidikan tingkat, maupun kementerian agama, serta di dalam maupun diluar negeri contohnya adalah universitas tertua di dunia yaitu universitas Al-Azhar kairo mesir maupun universitas-universitas di negera lainnya seperti di Maroko. Selain itu, para hafidz juga diperbolehkan untuk bebas memilih jurusan yang tidak berhubungan dengan studi agama meskipun di beberapa universitas memberikan pembatasn tertentu. Kelebihan beasiswa dengan jalur hafidz ini dibandingkan dengan sistem beasiswa yang lainnya adalah terletak pada jangka pemberian beasiswa yang diterima, dimana bagi mereka yang mendapatkan beasiswa jalur ini akan mendapatkan beasiswa sampai lulus kuliah, tanpa takut mengalami pemutusan beasiswa jika sewaktu-waktu IPKnya turun, dengan catatan ia tetap menjadi seorang hafidz.

 Demikian,beberapa kelebihan atau keuntungan menjadi seorang hafidz dilihat dari sisi duniawi yang isa kita lihat secara langsung. Semoga dengan adanya beberapa keuntungannya yang telah diuraikan di atas, dapat menjadi motivasi bagiu kita untuk menjadi seorang hafidz meskipun memang menjadi seorang hafidz bukan semata-mata tentang keduniawi-anakan tetapi hal-hal tersebuat adalah bonus yang bisa kita dapatkan. Dan kendati sekarang kita menyadari memiliki keterbatasn untuk itu,setidaknya kita dapat medorong keluarga baik anak maupun saudara untuk menjadi seorang hafidz.







Post a Comment

Previous Post Next Post