Perang Salib merupakan peperangan yang
tercatat dalam sejarah antara umat kristen yang mewakili dunia barat melawan
umat Islam yang mewakili dunia timur. Perang ini adalah perang terbesar yang
dilatar belakangi oleh agama yang pernah dialami umat manusia, dimana
melibatkan banyak negara-negara barat dalam upaya merebut kota suci Yerusalem
dan berusaha mengurangi dominasi umat Islam yang pada saat itu di atas
kejayaan. Namun ada beberapa hal yang menarik terkait perang salib ini, berikut
saya rangkum dalam 11 fakta perang salib.
1.PAUS URBANUS II SANG
PENCETUS PERANG SALIB
Perang salib pertama kali
meletus karena keputusan dari paus Urbanus II dimana sebelumnya kasiar dari
Binzatium meminta bantuan dari kalangan umat kristiani dunia barat pada tahun
1095 karena khawatir umat Islam akan mengambil alih daerah-daerah kekuasaannya
yang pada waktu itu semakin berkurang. Sang paus menyerukan untuk berjihad, tak
tanggung-tanggung sang paus bahkan menjanjikan penghapusan semua dosa bagi
setiap umat kristiani yang turut serta dalam perang salib. Dalam waktu yang
sangat singkat terkumpul lah 150.000 orang Kristen yang kemudian melakukan
ekspedisi militer menuju Yerusalem. Dengan otoritasnya yang luar biasa itu
menjadikannya mudah mengkoordinasi bangsa-bangsa eropa dalam satu suara “perang suci”
2.PENYIMPANGAN TUJUAN
PASUKAN SALIB
Dalam perang salib periode pertama,
umat Kristen berhasil meraih kemenangan atas umat islam namun seteah mereka
menduduki kota Yerusalem dengan pembantaian yang membabi buta terhadap umat
Islam, baik pasukan tentara umat Islam maupun sipil bahkan kaum Yahudi tak
luput dari kebrutalan mereka, dan kondisi ini berbanding terbalik 180 derajat
dengan apa yang dipraktikan umat Isalm dibawah kepemimpinan Salahuddin
Al-Ayyubi saat berhasil merebut kembali kota Yerusalem . Pasukan Salib
menyimpang dari tujuan awal perang, dimana mereka (pasukan salib) menolak
mengembalikan tanah Yerusalem kepada kekuasaan kekaisaran Binzantium sebagimana
kaisar Binzantium Alexios I Komnenos meninta bantuan lalu pasukan salib di
tahun 1099 mendirikan 4 negara meliputi kerajaan Yerusalem, Country Tripoli,
kepengeranan Antiokhia, dan Country Edessa.
3.PERANG SALIB TERDIRI
DARI 9 PERIODE
Perang
Salib yang menyatuka dunia barat dibawah pengaruh pemimpin umat Kristen katolik
yakni paus, berlangsung sampai dengan sebanyak 9 periode perang.Di mulai dari
perang salib pertama (1096-1099), periode kedua (1145-1149) pada perang salib
periode ini muncul seorang pahlawan muslim yang terkenal yakni Salahudin
Al-Ayyubi yang diberi julukan “sang harimau dari padang pasir”, period ke tiga
(1189-1192) pada periode ini muncul seorang kastria dari pihak pasukan salib
yang dianggap sebaagai pahlawan oleh rakyat Inggris yaitu King Ricard yang
diberikan julukan “The Lion Heart”, periode ke empat (1202-1024), period ke
lima (1217-1221), period ke enam (1229-1244), peiode ke tujuh (1248-1254), periode
ke delapan ( 1270), dan periode terakhir
atau perang salib ke Sembilan (1271-1272). Namiun ada juga yang berpendapat jika perang salib berlangsung dalam 8 periode, karena menghitung periode perang salib ke 5 dan 6 dalam satu periode.
4.PERANG SALIB
BERLANGSUNG HAMPIR 2 ABAD
Sejak awal meletusnya pada tahun
1096 maka praktis perang salib berlangsung selama hampir 2 abad dan berakhir
pada tahun 1291. Akibat perag berkepanjangan ini menyebabkan berjatuhannya
korban yang tidak sedikit dari kedua belah pihak, baik dari kalangan Muslim
maupun Kristiani. Namun salah satu hal yang menarik dari perang ini adalah
adanya interaksi budaya antara barat yang diwakili Kristen dengan budaya timur
yang diwakili Islam, dimana dunia barat mulai merenung dan secara giat mulai
melakukan upaya pembaharuan untuk meninggikan peradabannya, karena melihat
secara langsung betapa pada saat itu kebudayaan Islam atau timur telah jauh
meninggalkan mereka. “The Clash of Civilization” demikian tesis Huntington
dalam menggambarkan perang salib sebagai benturan dua peradaban dunia (barat
dan timur). Dan pada kenyataannya dalam perang yang menguras waktu, pada saat
itu barat sadar dan mengakui jika peradaban timur lebih maju dengan tingkat
keilmuannya yang tinggi, jauh meninggalkan barat yang tenggelam dalam takhayul
dan klenik yan jauh dari pemikiran ilmiah. Akan tetapi ironisnya sekarang
kondisinya telah terbalik.
5.MUNCULNYA HASSASHIN
ATAU ASSASIN
Assasin, siapa yang tak kenal dengan
sekelompok pasukan misterius yang digambarkan sebagai pembunuh bayaran ini.
Kata Assasin itu sendiri sebenarnya berasal dari kata hassashin yang berubah
penggunaaannya menjadi Assasin oleh pelafalan barat. Namun Assaisn yang
sebenarnya berbeda dengan apa yang secara umum diketahui seperti contohnya
dalam bentuk game “Assasin Creed” karena mereka yang sebenarnya tidak sesederhana
sebagai pembunuh bayaran. Assasin yang sebenarnya merupakan golongan dari Syiah
Ismailiyyah dan merupakan kelompok yang melakukan tugas untuk menyingkirkan para
petinggi kaum Sunni yang memiliki pengaruh luas karena menurut pandangan mereka
kaum Sunni adalah kafir harus ditumpas. Dalam perang salib keberadaan Assasin
mewarnai jalannya perang tersebut, meskipun kelompok ini telah lebih dulu
berdiri berpuluh-puluh tahun sebelum meletusnya perang salib pertama (1096-199)
akan tetapi namanya mulai tersebar luas saat perang salib berkecambuk . Besar
kemungkinan mereka juga mengadakan kerja sama dengan tentara salib untuk
menumbangkan kaum Sunni.
Senjata yang sering mereka
gunakan dalam menjalankan operasi untuk membunuh targetnya berupa senjata pisau
belatik dan juga racun. Salahudin Al-Ayyubi sendiri tak luput dari incaran
mereka selama masa perang salib. Tercatat dua kali para Assasin mengincar
nyawanya namun selalu gagal hingga akhirnya Salahudin memutuskan untuk
membrantas kelompok ini dengan pengepungan markas pusat mereka di Suriah. Mereka
adalah pasukan yang selain memiliki kemampuan mumpuni dalam bertarung, juga
merupakan orang yang memiliki kecerdasan, hal ini bisa dilihat dimana mereka
diharuskan menguasai beberapa bahasa untuk mendukung kemampuan kamuflase atau
menyamar.
6.MISTERI KSATRIA
TEMPLAR
Saat berlangsung perang salib, dipihak
pasukan salib lahir pasukan yang sekarang dikenal sebagi ksatria Templar.
Ksatria Templar merupakan pasukan khusus dan terlatih yang memiliki peranan
yang sangat besar bagi pasukan salib dalam melawan umat muslim. Mereka memiliki
kedudukan terhormat diantara pasukan salib yang lainnya. Pasukan elit ini
diberikan fasilitas dan kemewahan hidup yang lainnya dalam menjalani hidup
selama masa perang salib layaknya kaum bangsawan. Namun berjalannya waktu,
karena pasukan elit ini dituduh melakukan penyimpangan yang tidak dapat
ditoleransi oleh pihak Gereja Roma, membuat mereka menjadi target buronan dari
gereja katolik yang diburu untuk dibasmi. Pada tahun 1307 melalui Paus Clement
V yang berkerja sama dengan Phillipe Le Bel raja Prancis melakuakn operasi
pembrantasan ksatria Templer.baru pada tahun 1312 secara resmi paus Clement v
menyatakan pembubaran Ordo Templar.
Ada pun alasan penyimpangan yang
dilakukan para ksatria Templar sehingga membuat pihak gereja bersikeras
menumpas habis mereka, ada anggapan jika setelah para ksatria Templar ini
diberikan markas oleh kaisar binzantium di Yerusalem dekt masjidil Aqso, mereka
melakukan suatu penggalian dimarkas mereka sendiri dan menemukan sebuah rahasia
yang dapat menjatuhkan kekuasaan gereja katolik roma namun ada juga yang
berpendapat jika mereka menemukan rahasia kuno yang membawa mereka pada
keyakinan Kabbalisme dan mempraktekkannya. Apa pun yang mereka temukan di
tempat bekas kuil king Solomon tersebut, pastilah sesutau yang maha penting
sehingga hal itu membuat mereka diburu oleh pihak gereja. Namun terlepas dari
misteri ksatria Templar berakhir dengan menentang otoritas gereja yang sebelum
itu sebagai tuannya, terdapat satu fakta jika mereka memiliki andil besar bagi
pihak pasukan salib dalam membantai umat Islam.
7.SENJATA UMAT MUSLIM
PEDANG TERTAJAM DI DUNIA
Mungkin ksatria samurai dari negeri
matahari terbit jepang, merupakan pasukan elit yang terkenal di dunia dengan
senjatanya yang khas dan tajam yaitu katana, namun faktanya katana yang dikenal
sebagai pedang yang sangat tajam itu bukan merupakan pedang tertajam di dunia.
Lalu pedang apa yang mendapat predikat pedang tertajam di dunia jika bukan
Katana. Pedang tersebut adalah pedang damaskus, ya pedang umat muslim yang
digunakan dalam perang salib ini merupakan pedang tertajam yang pernah ada.
Pedang yang digunakan sang singa padang pasir salahudin Al-Ayyubi ini, meskipun
memiliki bentuk tidak lurus (melengkung) seperti pedang Katan akan tetapi
memiliki ketajaman yang jauh berbeda. Dikatakan karena saking begitu tajamnya,
sehelai benang sutra yang dijatuhkan di atasnya akan terpotong dan pedang ini
dapat memotong pedang-pedang orang eropa dalam peperangan bahkan baju jirah
yang dikenakan pasukan salib yang terkenal kokoh tersebut tidak dapat
melindungi yang memakainya dari ketajaman pedang damaskus.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan
para ilmuan dari Universitas of Dresden terhadap pedang damaskus untuk
mengetahui rahasia ketajaman yang dimilikinya, akhirnya dapat diketahui jika
alasan ketajamannya itu terletak pada proses pembuatannya yang sudah menerapkan
teknik nanoteknologi yang belum diketahui pada masa itu. Sayangnya teknik
pembuatan pedang Damascus ini telah hiang sejak abad 18 dan meskipun berbagai
upaya telah dilakukan untuk membuat pedang Damascus akan tetapi hasilnya tidak
bisa serupa dengan pedang damaskus yang aslinya.
8.PERANG SALIB
MEMPERSATUKAN DUNIA BARAT
Dengan seruan untuk turun dalam
perang suci, paus Urbanus II menyerukan ke segala penjuru bangsa-bangsa eropa
untuk berhenti bertikai yang menghasilkan kesia-siaan diantara mereka dan
bersatu untuk tujuan yang lebih penting dan lebih besar yakni merebut kota suci
Yerusalem dan mengakhiri dominasi umat muslim. Melalui media perang salib ini,
bangsa-bangsa eropa yang sebelumnya saling bertikai satu sama lain mulai
bahu-membahu dalam ekspedisi penyerangan ke Yerusalem. Inggris, Prancis,
Jerman, Hungaria dan bangsa-bangsa eropa yang lainnya ikut ambil dalam perang
salib dengan mengirimkan pasukan-pasukan perangnya untuk menggempur umat Islam
karena merasa memiliki ancaman dan musuh bersama yakni dominasi umat Islam yang
mulai menyebar secara cepat pada saat itu.
9. BERSATUNYA
GOLONGAN SUNNI DAN SYIAH
Sunni
dan Syiah adalah dua kelompok agama Islam yang selalu bersiteru dan tidak
pernah akur. Perbedaan dasar akidah antar keduanya melatar belakangi permusuhan
yang sudah mengakar sejak lama. Pada saat itu terdapat dua dinasti Islam
terbesar yakni Dinasti Abbasiyah yang berpaham Suuni dan berpusat di Bagdad dan
dinasti Fathimiyah yang paham Syiah dan berpusat di mesir.
Namun pada masa perang alib periode ke dua,
dua kelompok besar umat islam tersebut dapat dipersatukan dibawah kepimpinan
Salahudin Al-Ayyubi yang memang memiliki kekerabatan dengan pihak Dinasti
fatimiyyah melalui pamanny. Persatuan dari Keduanya ini memberikan kekuatan
yang sangat besar sehingga umat islam dapat meraih kemenangan gemilan pada
perang salib periode ke 3.
10.ASAL MUASAL
PERINGATAN MAULID NABI SAW
Saat sebagian kelompok umat
islam melarang perayaan peringatan maulid nabi Muhhamad Saw akan lebih bijak
kiranya kita lebih dulu mengetahui asal usul pelaksanaan maulid Nabi sehingga
mempertimbangankan kembali betapa pentingnya peringatan-peringatan seperti
maulid nabi. Adalah Salahudin Al-Ayyubi sang singa padang pasir pemimpin umat
islam dalam perang salib yang pertama kali mencetuskan ide untuk mengadakan
perayaan maulid nabi untuk membangkitkan kembali semangat umat islam yang pada
saat itu mulai melemah. Salahudin Al-Ayyubi yang menyadari jika umat islam
mulai diselimuti kemalasan dan keimanannya mulai memudar usai kekalahan dalam
perang salib, hingga pada tahun 1181 ia
mulai mencari-cari solusi untuk menumbuhkan kembali semangat umat Islam
dan menyatukannya dalam Ukhuwah Islamiyah. Akhirnya setelah meminta masukan
dari para ulama diputuskan diadakannya peringatan malid nabi setiap memasuki
bulan kelahirannya setiap tahun.
Dengan mengadakan peringatan maulid
nabi, umat islam pada saat itu mulai kembali tumbuh semangat dihati mereka.
Dalam pelaksaannya yang diadakan secara semarak, Salahudin Al-Ayyubi juga
mengadakan lomba menulis riwayat nabi saw serta puji-pujian terhadap junjungan
baginda Nabi Muhhamad Saw bagi masyarakat muslim. Dan yang keluar sebagai
pemenang dalam lomba raiwayat Nabi saw puji-pujian terhadap Nabi Saw ini adalah Syaikh Ja'far Al-Barzanji, karyanya yang lebih
dikenal sebagai “Barzanji” yang sampai hari ini masih dibaca oleh umat islam di
seluruh dunia khususnya pada peringatan
maulid nabi Saw.
Pada saat itu untuk mengantisipasi
persepsi yang salah terkait maulid Nabi
Saw, Salahudin Al-Ayyubi melalui para ulama menjelaskan jika pelaksanaan maulid
Nabi Saw diadakan semata-mata sebagai Syiar agama serta untuk menumbuhkan
kecintaan umat Islam terhadap nabinya. Dan sejarah mencatat umat islam dibawah
kepemimpinan Slahudin Al-Ayyubi akhirnya pada meraih kemengan gemilang setelah
pada perang salib periode pertama menderita kekalahan. Jadi peringatan maulid
Nabi Saw sangat berperan dalam kemengan gemilnag perang salib, karena berkat
perayaan maulid inilah semangat serta persatuan umat Islam dapat menghantarkan
kepada kejayaan pada saat itu.
11.ASAL MUASAL DRAKULA
SANG PENGHISAP DARAH
Jika kita
ditanya, siapa itu Drakula?, mungin kita akan langsung menjawab Jika Drakula
adalah sosok penghisap darah yang tinggal dalam kastil yang menyeramkan dan hanya
takut terhadap sinar matahari, tanda salib dan bawang putih. Kebanyakan dari
kita mengenal sosok yang digambarkan menakutkan ini melalui film-film seperti
film “Van Helsing”, “Son of Dracula”, “Dracula’s Daughter” dan masih banyak
lagi film yang sejenisnya. Tapi tahukan anda jika asal usul dari mitos Dracula si penghisap darah dimulai saat perang salib berlangsung, dan yang perlu kita ketahui adalah sebuah fakta jika sosok Dracula memang benar-benar ada namun berbeda dengan apa yang digambarkan media barat melalui film dan media lainnya. Ia adalah Pangeran dari wallachia, Vlad Draculea III si penyula. Dia merupakan salah satu panglima dari pasukan salib yang membantai 300.000 umat muslim dengan cara yang tidak manusiawi. Dracula
yang psikopat ini membantai orang-orang muslim dengan cara-cara tidak beradab
yang tidak mngkin dilakukan oleh manusia normal, seperti membantai dengan cara
membakar hidup-hidup juga yang tak kalah kejinya adalah dengan menyula, yakni
menusuk dengan sebatang kayu seukuran lengan yang telah diruncingkan melalui
anus hingga melawati kerongkongan dan akhinya menembus tengkorak. Bisa kita
bayangkan betapa mengerikaknnya penyiksaan yang dilakukan olehnya dan karena
hal yang demikian, manusia tidak beradab dan psikopat ini dijuluki sebagai Vlad
Dracula III si penyula.
Akhirnya pada tahun 1476 Dracula
beserta pasukan yang dipimpimnya dapat dikalahkan oleh pasukan Turki Ottoman
dalam pertempuran di pinggir danau Scagov. Lalu Vlad Dracula III dihukum mati
dengan dipenggal kepalanya. Sayangnya tidak banyak dari kita yang tahu, jika
sosok Drakula merupakan seorang manusia yang nyata dalam perang salib dan telah
membantai secara keji umat Islam. Jika boleh jujur, kita mengenalinya lebih
banyak lewat film-film dan novel yang telah dibumbui fantasi.

Post a Comment