SAMPAH DAN MASALAH

        

        Sampah adalah masalah lingkungan hidup yang keberadaannya sangat mengganggu karena dapat menimbulkan berbagai masalah,seperti masalah kebanjiran,masalah pencemaran tanah oleh sampah jenis an-organik dan menjadi media atau tempat tumbuh serta berkembang biaknya kuman dan bakteri.Pada kenyataannya peningkatan jumlah penduduk
   yang pluktuatif,tidak serta merta hanya meninggalkan masalah pada ketersediaan lahan sebagai          tempat tinggal yang menyebabkan beralih fungsinya lahan pertanian namun juga meninggalkan          masalah seperti masalah sampah.Jumlah penduduk yang sedemikian padat berdampak langsung          pada banyaknya jumlah sampah yang dihasilkan karena penggunaan akan barang atau benda                meningkat baik dalam aktivitas produksi maupun dalam aktivitas konsumsi dan kondisi ini semakin    diperburuk dengan kebiasaan sebagian besar masyarakat kita yang masih membuang sampah              sembarangan.
               Sampah menjadi isu lingkungan yang menarik banyak perhatian di era industri seperti sekarang terlebih bila melihat dampak negatif yang dapat disebabkannya.khusus di DKI Jakarta,sampah yang terakumulasi di saluran-saluran aliran air seperti gang air dan sungai telah banyak memyebabkan daerah ini di genangi banjir di banyak titik saat memasuki musin hujan dan kondisi ini telah berlangsung sejak lama serta masih berlangsung sampai hari ini.muhari,seorang analisisdalam esimpulan hasil penelitiannya yang dimuat di kompas menyebutkan bahwa sampah memiliki adil atas kebanjiran di Jakarta karena sampah yang menumpuk di kanal-kanal menyebabkan air meluap kepermukaan saat hujan turun.Sampah tidak hanya menyebabkan masalah dalam jangka waktu yang singkat saja,bila melihat jenis-jenis sampah yang terdiri dari sampah jenis organik dan sampah anorganik maka jenis yang kedua inilah yang dapat menyebabkan masalah dalam waktu yang lama karena membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk mengurainya dan ini akan berdampak pada tingkat kesuburan tanah ketika tertimbung dibawah tanah.Sampah non-organik yang berbentuk plastik yang berada didalam tanah akan mengurangi unsur-unsur zat hara dan vitamin sebagai sumber bagi kesuburan akibatnya tanaman yang berada di atasnya tidak dapat tumbuh dengan sehat karena kekurangan nutrisi yang dibutuhkan.
              Sampah yang identik dengan sesuatu yang kotor juga sangat berperan dalam pertumbuhan dan berkembang biaknya sumber penyakit seperti bakteri dan kuman karena merupakan tempat idealnya.Banyak permasalahan pada kesehatan yang dapat ditimbul dari lingkungan kotor akibat sampah,beberapa diantaranya adalah;
1.Disentri,yaitu gangguan pada pencernanan yang ditandai dengan diare akut yang disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh bakteri.
2.Malaria.Tempat atau lingkungan yang kotor akan menjadi tempat tinggal  yang baik dari nyamuk anoples yang merupakan serangga yang dapat menaikan suhu kita sekaligus menurunkannya hingga menggigil saat kita terkena tergigitnya.
3.Tifus Abdominalis.Bakteri salmonella yang menyerang saluran pencernaan pada bagian usus halus dapat menyebabkan orang yang terserangnya mengalami demam dalam jangka waktu yang cukup lama
4.Selain penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi penyakit yang berawal dari lingkunga kotor  yang penuh sampah belum lagi permasalahan kesehatan yang dapat disebabkan sampah secara tidak langsung yaitu sampah yang menyebabkakan banjir di musim hujan juga menimbulkan munculnya wabah-wabah penyakit,diantaranya yaitu wabah penyakit leptospirosis,wabah penyakit kulit dan wabah penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut)
          Kesadaran masyarakat yang masih kurang akan arti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya menjadi alasan yang paling dominan jika sampai hari ini sampah menjadi suatu masalah yang seakan lumrah kita jumpai,kendati serangkaian peraturan telah diterapkan untuk mengatasinya namun kenyataan dilapangan membuktikan bahwa bahkan peraturan yang ada seolah tunduk pada kebiasaan buruk yang seolah telah menjadi budaya ini.Untuk menanggulangi masalah ini dapat dilakukan dengan beberapa cara,pertama yaitu dengan melaukan sosialisasi akan arti penting lingkungan bersih guna menciptakan kehidupan yang sehat dimana hal ini tidak hanya dilakukan dilingkungan masyarakat namun juga di lingkungan sekolah dengan harapan kesadaran masyarakat atau siswa akan timbul dengan cara ini.Kedua,yaitu dengan cara memanfaatkan limbah sampah anorganik khususnya plastik dengan mengolahnya menjadi sesuatu yang memiliki manfaat dan nilai jual seperti meleburkan limbah plastik mejadi biji plastik untuk kemudian dapat digunakan dalam pembuatan barang baru (recycle) juga pembuatan  kerajian dari botol plastik bekas,kerajinan tas dari bekas kemasan plastic minuman instan dan lain sebagainya sedangkan untuk jenis sampah organik dapat dijadikan sebagai upuk kompos dan biogas (gas metana).Ketiga,yaitu dengan mengadakan suatu alat yang memiliki teknologi untuk mengolah atau mengkonversikan sampah yang ada menjadi bentuk yang lain seperti sebuah alat yang dapat mengubah sampah menjadi sumber energi listrik namun kendala dari opsi ini adalah terletak pada mahalnya alat tersebut.Keempat,yaitu dengan mengajarkan tentang pendidikan  lingkungan hidup pada anak-anak sejak dini sehingga ketika mereka telah beranjak dewasa mereka akan terbiasa dengan cara hidup sehat yang berorientasi pada lingkungan.dan yang terakhir,yaitu dengan menerapkan serangkaian peraturan yang berisi berupa sanksi-sanksi bagi mereka yang melakukan tindakan buang sampah sembarangan dan penerapannya bisa dimulai dari tingkat RT dan RW.
          Memang dibutuhkan keseriusan dalam menyikapi masalah sampah ini,tidak hanya sekedar pembahasan-pembahasan semata yang tidak diikuti dengan aksi nyata dan juga diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk mengubah pola masyarakat kita dengan kebiasaannya membuang sampah sembarangan yang seolah tidakan tersebut dalam pandangan mereka adalah sesuatu yang tidak melanggar peraturan.Selain merangsang atau mengkondisikan agar masyarakat perduli akan kelestaraian lingkungan hidupnya dengan ancaman berupa sanksi-sanksi bila melanggar,penghargaan yang berkenanan langsung dengan lingkungan hidup seperti penghargaan adipura untuk kota yang bersih dan penghargaan khalpataru untuk sosok yang peduli akan kelestarian lingkungan hidup harus ditingkatkan lagi baik dalam kualitas maupun kuantitas sehingga diharapkan bisa mendorong kelompok atau individu untuk perduli terhadap lingkungan hidup disekitar mereka.





Post a Comment

Previous Post Next Post