Seandainya Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia



              Piala dunia 2018 yang di selenggrakan di negeri Beruang Merah Rusia telah usai dan membawa negera Prancis sebagai sang juara tunggal menyingkirkan tim raksara sekelas
seperti  Jerman sang petahana yang sebelumnya diunggulkan dengan komposisi pemain yang begitu ideal. Dari ajang yang merupakan kompetisi olahraga dalam bidang sepakbola ini, telah mempersembahkan
begitu banyak drama dan cerita bagi para penikmatnya, dimulai dari jalanya pertandingan yang tidak terduga-duga di mana banyak tim-tim raksasa yang harus gugur lebih cepat yang meleset jauh dari perkiraan banyak orang sebelumnya, seperti misalnya Argentina yang gugur pada fase penyisihan group hingga cerita yang berasal dari para supporter, seperti yang dilakukan supporter jepang yang melakukan aksi bersih-bersih dengan memunguti sampah setelah pertandingan berakhir.

             Terlepas dari semua itu, harus kita akui jika Rusia telah sukses menjadi tuan rumah piala dunia 2018. Lalu bagaimana jika suatu hari nanti Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia. Tentu ada banyak hal yang harus dipersiapkan terutama pada anggaran yang tidak sedikit, tercatat pemerintah Rusia mengeluarkan dana hingga 195 Triliun dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2018 (soccer.sindonews.com) dan ini yang akan menjadi faktor utama jika ada penolakan dari sekelompok masyarakat agar Indonesia tidak perlu membuang-buang uang untuk menyelenggarakan Piala Dunia karena beranggapan masih ada hal penting lainnya yang harus lebih diprioritaskan. Sebagaimana dulu masyarakat Brazil banyak yang kontra saat negerii samba tersebut akan menjadi tuan rumah piala dunia 2014, bahkan banyak dari mereka yang melakukan aksi demo, dan dengan kondisi masyarakt kita yang mudah terprovokasi, besar kemungkinan aksi-aski demo yang dilakukan akan jauh lebih besar terlebih jika ada unsur politik di dalamnya.

            Jika Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia, bisa jadi akan mencatat sejarah baru sebagai piala dunia paling meriah yang pernah diselenggrakan, bagaimana tidak jika negera dengan jumlah penduduknya terbesar ke 4 di dunia ini masyarakatnya terkenal sebagai para pecinta sepak bola bahkan tidak sedikit dari mereka yang fanatik. Jika Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia, itu akan menjadi kali pertama bagi Indonesia untuk menjadi salah satu peserta piala dunia karena memang sekali pun kita belum pernah bisa ikut meramaikan dan berlaga di pertandingan akbar ini. Memang kita pada tahun 1938 kita pernah berlaga di piala du ia akan tetapi pada saat itu identitas kita bukan Indonesia sepenuhya sebagaimana sekarang.


          Ada banyak keuntungan yang dapat diraih bagi negara yang menjadi tuan rumah piala dunia, sehingga tak heran begitu banyak negara yang saling bersaing sebagai kandidat tuan rumah. Dia antaranya, piala dunia menjadi magnet yang teramat kuat untuk menarik para wiasatawan dari seluruh dunia yang akan menjadi sumber penghasilan negara yang tidak sedikit. Dan hal ini juga akan memberikan peluang pekerjaan yang besar untuk banyak pelaku usaha,misalnya  bayangkan saja berapa banyak kamar hotel yang dibutuhkan para wisatawan ini, belum lagi kendaraan sebagai alat transportasi mereka dan jangan lupa juga pada sektor kuliner, terlebih kita memiliki citra yang cukup positif dalam sektor ini.

       Mungkin benar, dan sangat cukup beralasan jika akan ada banyak yang menentang wacana Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia, tapi marilah kita mencoba melihat sisi baiknya, bayangkan ini adalah sebuah iklan yang biasa kita lihat baik di media massa elektronik seperti TV yang selalu hadir di sela-sela program disetiap stasiun TV, mungkin hal ini membutuhkan dana yang tidak sedikit tapi lihatlah dampak postif jangka panjang yang akan didapatkan. Ini akan menjadi media promosi yang sangat strategis untuk Indonesia menunjukan kepada dunia, baik dalam sektor pariwisata maupun budaya, dan hal ini tentu saja akan sangat berpengaruh pada sektor ekonomi kita.


 


Post a Comment

Previous Post Next Post