Siapa yang tidak mengenal negeri sakura
jepang, negara yang terletak di kawasan Asia Timur ini merupakan satu dari sedikt negera di Asia yang memiliki siklus 4
musim dalam setahun layaknya negara-negara di Benua Biru. Ada banyak keunggulan
dari negeri sahabat Indonesia ini, yang dapat
dijadikan pelajaran bagi negeri kita tercinta Indonesia. Penulis sendiri mempunyai impian dapat berkunjung ke negeri tempat kelahiran dari naruto dan doraemon ini, semoga keinginan ini terkabulkan. Aminn. Oke langsung saja berikut 5 keunggulan negara jepang:
dijadikan pelajaran bagi negeri kita tercinta Indonesia. Penulis sendiri mempunyai impian dapat berkunjung ke negeri tempat kelahiran dari naruto dan doraemon ini, semoga keinginan ini terkabulkan. Aminn. Oke langsung saja berikut 5 keunggulan negara jepang:
1.Memiliki Angka Melek Huruf Yang
Sangat Tinggi
Sejak zaman dahulu kala, saat negara-negara lain khususnya negara di kawasan Asia masih banyak yang terbelenggu dalam jerat kebodohan dan keterbelakangan dalam hal literasi (nenulis dan membaca), masyarakat Jepang telah mengenal kegiatan menulis dan membaca. Dengan kesadaran masyarakatnya yang cukup tinggi dalam hal literasi, tak heran jika akan menjumpai banyak orang yang sedang membaca buku, Koran atau bahan bacaaan lainnya di tempat-tempat umun seperti stasiun kereta listrik, halte bus maupun saat menaiki kereta listrik dan bus. Tak heran jika kemudian negara ini berada pada peringkat 13 dalam hal tingkat melek huruf di masyarakatnya, poin dengan presentase ketercapaian sama dengan negara Belanda yang berada pada peringkat 3, dan meninggalkan jauh Indonesia yang masih berada pada peringkat 85.
2.Memiliki Tingkat Harapan Hidup
Yang Tinggi
Masyarakat Jepang memiliki
kebiasan berjalan kaki saat berpergian, kondisi ini selain dapat mengurangi
polusi udara dan tingkat kemacetan lalu lintas, juga menjadi salah satu faktor
yang membuat banyak masyarakat di sana memiliki kesehatan yang prima.
Berdasarkan laporan PBB pada tahun 2010, menempatkan Jepang sebagai negara
dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. Rata-rata masyarakat jepang
dapat hidup sampai usia 85 tahun untuk pria dan 80 tahun untuk wanitanya, kondisi ini
sangat terbalik dengan masyarakat Republik Afrika Tengah yang menempati posisi paling
rendah dengan harapan hidup hanya pada kisaran usia 46 tahun saja, sedangkan
untuk negara Indonesia sendiri berdasarkan laporan tersebut memiliki harapan
hidup hingga 70,9 tahun. Hal lain yang membuat masyarakat jepang memiliki
harapan hidup yang sangat tinggi adalah dari segi pola makannya yang sangat
memperhatikan jumlah asupan makanan yang mengandung protein. Di samping itu,
keadaan lingkungan di sana yang sangat memperhatikan kebersihan juga memnajdi
faktor yag ikut mempengaruhi.
3.Terkenal Sebagai Negara Yang
kreatifitas Dan Inovasi
4.Negara Industri Raksasa Di Asia
Toyota, Honda, Suzuki dan Kawasaki,
merupakan daftar produk kendaraan yang berasal dari negara Jepang. Sebagai
negara industri raksasa di kawasan Asia, ia memiliki jangkauan yang sangat luas
dengan reputasi high quality untuk setiap produk yang mereka keluarkan. Standar
ini yang kemudian membuat mereka memiliki konsumen yang tidak sedikit. Di
Indonesia sendiri, produk Jepang telah akrab dengan masyarakatnya khususnya
untuk barang-barng elektronik seperti TV, Mesin Cuci, Lemari Es hingga Hp, dan
produk beruap kendaraan khususnya motor. Harus diakui jika memang masyarakat
kita lebih puas menggunakan produk-produk dari Jepang. Tapi anehnya, kadang
penulis bertanya-tanya kenapa banyak remaja kita dikalangan pelajar banyak yang
gengsi ketika berangkat sekolah dengan jalan kaki berbeda dengan
pelajar-pelajar di Jepang yang lebih memilih berjalan kaki saat berangkat ke
sekolah, sedangkan notabene mereka
adalah produsennya.
5. Tetap Menjunjung Tinggi Tradisi
dan budayanya sendiri
Ini yang sebenarnya menjadi dilema
bagi kita semua, ketika banyak dari generasi kita yang berlahan melupakan
identitas budaya dan tradisi asli bangsa Indonesia, berbeda dengan negara
Jepang yang meskipun telah mencapai tingakt kemajuan yang tinggi mereka tetap
menghargai serta menjunjung tinggi budaya dan tradisi bangsa mereka sendiri,
hingga sampai detik ini masih banyak masyarakat jepang yang tetap berkonsisten
untuk tetap melestarikannya.

Post a Comment