Prof.Dr.KH.Said Aqil Siraj,Tokoh dari Cirebon yang Mendunia

       

        .Said Aqil Siraj berada di peringkat ke 20 dibawah Presiden jokowi yang beradadi peringkat ke 13 sedangkan Din Syamsudin dan Habib Luthfi bin Yahya berada di peringkat ke 41dan 45. Sebagai ketua salah satu organisasi masyarakat (ormas)  dalam keagamaan terbesar di tanah air namanya telah di kenal banyak orang terlebih di kalangan warga nahdliyin.KH.Said Aqil Siraj atau yang biasa di panggil kang said ini mulai menjabat sebagai ketua tahfidziyah PBNU yang sebelumnya di pegang oleh KH.Hasyim Muzadi sejak 2010 sampai 2015 di periode pertama melalui muktamar ke 32 NU di Asrama Haji Sudiang,Makasar,Sulawesi Selatan dan kembali menjabat pada posisi yang sama untuk periode ke dua (2015-2020) berdasarkan hasil muktamar ke 33 di Jombang setelah unggul dari kandidat lainnya seperti As’ad said Ali yang hanya memperoleh 107 suara dan salahudin wahid yang hanya memperoleh 10 suara.
Prof.Dr.KH.Said Aqil siraj merupakan putra dari kyai aqil siraj,seorang kyai yang namanya tidak asing di telinga masyarakat Cirebon.Beliau di lahirkan pada tanggal 3 Juli 1953 (sekarang 63 tahun) di Cirebon,jawa barat dalam lingkungan pesantren yang kental dan tumbuh dari lingkungan yang demikian membentuk tokoh ini memiliki karakter yang tangguh dan ini terbukti ketika banyak orang yang kontra dengannya dimana hal itu sama sekali tidak di hiraukannya meski ia harus menerima banyak serangan berupa fitnah yang tidak berdasar karena dalam pandangannya, beliau akan terus maju selama itu menang benar dan sampai hari ini KH.Said aqil Siraj masih melangkah maju di bawah naungan organisasi yang dipimpinnya.Beliau tidak berkoar-koar di depan media untuk mewujudkan apa yang menjadi visinya namun lihatlah berkat prestasi dan pencapaiannnya sekarang namanya semakin banyak di kenal orang.
Dalam bidang keilmuan beliau tidak di ragukan lagi kepakarannya,beliau disegani tidak hanya di dalam negeri melainkan sampai dikalangan muslim dunia bahkan Gus Dur menjulukinya sebagai perpustakaan berjalan karena keluasan pengetahuannya tersebut.Tokoh yang juga merupakan seorang ayah dari 4 orang anak (Muhamad Said Aqil,Nisrin said Aqil,Rihab Said Aqil dan aqil said Aqil) ini telah menempuh banyak pendidikan agama di mulai dari pondok pesantren tarbiyatul Mubtadi’in kempek cirebon di bawah asuhan ayahandanya sendiri,pondok pesantren Hidayatul Mubtadi’in Kediri dan beliau juga menempuh pendidikan agama di pondok pesantren Al-Munawir Krapyak Yogyakarta dan menyelesaikan S1 jurusan Ushuluddin dan Dakwah di Universitas King Abdul Aziz Arab Saudi,S2 jurusanPerbandingan agama di Universitas Ummu Al-Qura  Arab Saudi dan S3 jurusan Aqidah/Filsafat Islam di Universitas Ummu Al-Qura Arab Saudi dan hal yang menariknya adalah meskipun belajar di tempat yang notabenya faham nasionalnya wahabi namun justru beliau sedikit pun tidak terkontaminasi oleh doktrin-doktrin wahabi malah karena hal itu KH.Said Aqil Siraj menjadi semakin faham seluk beluk dari pola dan gerakan wahabinisme.Dalam kegiatan professional track recordnya dari dilihat dimulai saat beliau termasuk dalam Tim ahli bahasa Indonesia kabar harian Al-Nadwah mekkah (1991) sampai dengan menjadi ketum PBNU seperti sekarang.
Sebagaimana seperti pendahulunya yakni Gus Dur,KH.Said Aqil Siraj juga seringkali melontarkan statmen-statmen kontroversi yang tak jarang menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan terutama di dalam organisasi tempatnya berjuang namun demikian beliau tetap tidak bergeming jika memang itu adalah suatu kebenaran maka akan tetap maju menerjang,pernyataan-pernyataannya memang sering menimbulkan perdebatan namun setelah beliau mengeluarkan klarifikasi baru kemudian  banyak kalangan sadar betapa dalamnya makna dari setiap perkataannya yang jika tidak dicermati dengan benar akan menimbulkan rasa geram.Gagasannya tentang islam nusantara yang menimbulkan banyak reaksi dari kalangan NU itu sendiri  menjadi perbincangan hangat hingga sekarang namun berkat gagasannya tersebut membuatnya menjadi sorotan dunia islam bahkan ia sempat di undang untuk berceramah di Al-Azhar Kairo Mesir karena tertarik dengan  gagasan islam nusantara yang diusungnya dan rencananya ia dalam waktu dekat akan di undang kembali seperti yang beliau katakana dalam wawancara di Metro dalam suatu acara.
Namun demikian sebagai mana juga Gus Dur semasa hidupnya yang selalu diserang dengan fitnah  dari orang-orang yang tidak suka dengannya,telah banyak tuduhan dan fitnahan yang disasarkan pada ketua umum PBNU ini dimulai dari tuduhan yang mengatakan bahwa beliau adalah syiah,kafir,liberal bahkan sampai dengan tuduhan yang terhadap beliau terkait makelar sebidang tanah dengan luas 1,8 hektar di malang jawa timur.Cacian,celaan dan uapaya untuk menyudutkan telah banyak ia terima baik melalui media cetak maupun media sosial namun beliau tetap mantap bahwa cacian dan celaan mereka tidak menjadikan kualitasnya berkurang dan beliau baru akan merasa takut dan khawatir jika orang yang mengkritinya adalah kyai sepuh yang beliau sangat hormati misalnya seperti Mbah Maimun Zubair.
Pandangan beliau tentang islam moderat yang menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama membuatnya tidak hanya dikenal luas oleh lapisan masyarakat di kalangan muslim namun juga di kalangan masyarakat non-muslim.Beliau memiliki pengaruh yang sangat luar biasa maka tak heran jika suatu riset yang di lakukan oleh Royal Islamic Strategic Center yang berkedudukan di Amman,Jordan memasukannya dalam 50 daftar muslim berpengaruh di dunia versi The Muslim 500 bersama 3 tokoh muslim lain dari Indonesia yaitu Presiden Jokowi,Ketua Dewan Pertimbangan MUI yang juga mantan ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan  Ra’is Amm dari Jami’iyyah Ahli Thariqah al-Mu’tabarah al-nadhliayh Habib Luthfi bin Yahya dan KH
       Prof.Dr.KH.Said Aqil Siraj adalah contoh dari putra asli Cirebon yang mampu tampil di pentas nasional bahkan sampai kancah dunia internasional yang memiliki pengaruh yang sangat kuat.Penulis selaku orang Cirebon merasa bangga bahwa terdapat tokoh besar seperti beliau.Semoga akan muncul tokoh-tokoh besar baru dari Cirebon menyusul beliau.


REFERENSI

#WIKIPEDIA
#profilbiodataustadz.blogspot.com
#nahdloh.com
#muslimoderat.net

Sebelumnya penulis mohon maaf sebesar-besarnya jika terdapat kesalahan dalam penulisan informasi terkait tokoh yang penulis angka.Mohon koreksinya jika terdapat kesalahan sebagai bahan evaluasi agar lebih baik lagi ke depannya.

     

Post a Comment

Previous Post Next Post